Saya akan share buku Ustadz Yusuf Mansur, Kaya Lewat Jalan Tol (Kaya Hati, Kaya Rasa, Kaya Raya) yang pernah saya sampaikan melalui twitter dengan #ShareABook.
“Seberapa indah kehidupan masa depan yang akan anda bangun?”
Dalam Pengantar Buku ini disampaikan, Ustadz Yusuf Mansur mengajak kita lebih baik, sukses, bahagia, tenang, nyaman, aman dan memiliki kekayaan sesungguhnya. Memang sudah kodratnya bahwa manusia cenderung suka harta, sangat manusiawi. Kenapa? Karena hal itu sudah ditanamkan dalam hati manusia, lihat surat Ali-Imran ayat 14.
“Dijadikan terasa indah dalam pandangan manusia cinta terhadap apa yang diinginkan. Berupa perempuan, anak-anak, harta benda yang bertumpul dalam bentuk emas dan perak, Kuda pilihan, hewan ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik.” (Ali-Imran 14)
Kita semua ingin harta berlimpah dengan harapan bisa melakukan banyak hal baik, memenuhi kebutuhan kita dan juga orang lain. Harta juga bisa menjadi sarana kita mendekatkan diri kepada Allah. Bersedekah, bangun mesjid dll.
Yang jadi soal ketika Kekayaan ini dijadikan sebagai tujuan utama. Dicari dan digunakan tidak lagi di jalan Allah.
Buku ini mengajak kita kembali pada paradigma dan cara pandang terhadap makna “Kaya”. Bagaimana mencapainya hingga berkah dunia akhirat.
Membangun Kerajaan Hati Sebelum Membangun Kemewahan. “Sesungguhnya mereka yang merasa selalu kuranglah yang miskin”
Alkisah Boby, pengusaha resto yg sering mengundur bayar gaji dan menunda pembayaran ke suplier ditegur ayahnya.
Boby: “Jika ditunda, uang bisa diendapkan di bank dan lain-lain. | Ayah: “Itu tandanya masih miskin, miskin hati.”
Banyak orang ingin jadi lebih kaya karena selalu merasa kurang. Akhirnya menempuh jalan yg salah.
Bangun dulu kerajaan hati sebelum kemewahan. Hilangkan keserakahan dan bersyukurlah atas apa yg ada pada kita.
Kita bisa berbuat banyak dengan apa yang kita miliki, jangan fokus pada yang tidak kita miliki. Hidup lebih nikmat.
Kunci sukses: “Peduli dan Berbagi”, tak lupa tingkat kepatuhan terhadap perintah dan larangan-Nya. Kekayaan sebenarnya adalah kedekatan dan kecintaan kita kepada-Nya, harga dunia jadi sangat kecil.
Dikisahkan, Umar Bin Khathab pernah menginfakkan kebun kurma miliknya karena ketinggalan shalat Ashar berjamaah.
Ia terlambat karena terbuai keindahan dan kicauan burung di kebun kurma tersebut, hingga tersita waktunya.
Khalifah Umar menilai menghargai Allah lebih besar daripada dunia. | Bgmn dgn kita? #Jleb
“Kehidupan dianggap indah oleh orang-orang Kufur dan mereka merendahkan orang-orang yang beriman. Padahal orang yg memelihara diri itu lebih tinggi derajatnya di hari kiamat…” (Al-Baqarah 212)
Dunia itu ibarat gula: manis. Ia akan mengundang siapa saja yang ingin merenguknya. Ada hikmah dibalik secangkir teh manis yang dikerubungi semut. Perhatikan, banyak semut yang mati kekenyangan.
Itulah dunia, jika kita mengejar gula tanpa “undangan” bukan nikmat yg diraih, ajal menjemput.
Dan itulah suatu kesia-siaan. Mengejar dunia tanpa akal sehat dan menafikkan Allah. Inginnya yang instan, potong kompas sehingga tidak menghargai proses.
Keindahan dibuat mulai dari kekuasaan, popularitas, uang dsb, yg siap “menenggelamkan” semut (baca: kita) jika lupa pada pemilik dunia. Ikhtiar dengan cara yang sabar. Berproses dengan memperhatikan rambu-rambu. Jadikan keinginan untuk #berbagi sebagai motivasi untuk kaya. Kaya ketika banyak berbagi, bukan banyak menyimpan.
Tidak sedikit cerita soal pengusaha kaya raya tiba-tiba jatuh hingga habis. Pejabat yg terlempar akibat korupsi, zina dan lainnya. Sekaya-kaya kita, nantinya akan kita tinggalkan. Ingin dunia, kejar yang benar. Jika tidak, kepahitan didapat.
Saya teringat artikel tentang kedermawanan Warren Buffet. Salah satu orang terkaya di dunia.
Warren Buffet bergantian dgn Bill Gates sebagai orang terkaya di dunia. Dia pemilik Coca Cola, IBM, Bank of America dll. Kekayaannya ditaksir USD 50milyar.
Dari 80% penghasilannya dibagikan ke yayasan milik Bill Gates. Anaknya tidak ditinggali banyak kekayaan agar kreatif, inovatif, termotivasi dan membangun mental suka berbagi. Baginya, hidup ini lebih bermakna jika kita berbagi. Karena berbagi itu mulia.
Alkisah Nabi Isa AS berjalan menyusuri sungai dengan seorang yang baru dikenalnya. Nabi Isa meletakkan 3 potong roti. 1 potong dimakannya, 1 potong lagi dimakan orang itu. 1 potong tersisa. Kemudian Nabi Isa pergi mengambil air untuk minum. Sekembalinya, roti itu sudah tidak ada. Ia bertanya, “Siapa yang mengambil?” | “Aku tidak tahu” sahut sang kawan. Keduanya lalu kembali berjalan. Di tengah jalan, dipanggil seekor Rusa, kemudian dibakar dan mereka makan. Setelah itu, Rusa yg sudah dimakan dihidupkan kembali atas izin Allah. Nabi Isa kembali bertanya pada temannya: “Demi Allah, yang memperlihatkan kepadamu bukti kekuasan-Nya, siapa yang mengambil roti itu?”
Teman itu menjawab: “Aku tidak tahu”. Lalu mereka kembali berjalan.
Ketika di hutan, Nabi Isa mengambil tanah dan kerikil lalu diperintahkan jadi emas dengan izin Allah, lalu dibagi 3 bagian. Untukku 1/3, untukmu 1/3 dan untuk yang mengambil sepotong roti itu 1/3. Serentak teman itu berkata,
“Akulah yang mengambil roti itu.”
Nabi Isa berkata, “Ambillah semua emas itu. Kemudian mereka berpisah di jalan.
Setelah itu, teman ini didatangi 2 orang perampok yang akan membunuhnya. Lalu teman ini berkata, “Kita bagi tiga saja”. Semua setuju.
Ketika salah satu perampok pergi membeli makan, timbul rasa rakus dalam dirinya.
“Untuk apa dibagi 3, lebih baik makanan ini diberi racun saja agar keduanya mati dan emas itu selamat”.
Sementara perampok yg tinggal berkata, “Untuk apa dibagi 3, jika dia datang kita bunuh saja dan bagi 2.”
Ketika datang, kemudian dibunuhlah perampok yang membeli makan tadi. Lalu mereka berdua memakan makanan yg telah diberi racun.
Tak lama matilah mereka seketika di hutan itu di sekitar harta mereka akibat keserakahan duniawi.
Ketika Nabi Isa berjalan di hutan dan menemukan emas itu, ia berkata pada sahabatnya, “Inilah wajah dunia. Berhati-hatilah kamu kepadanya.”
Sesungguhnya setiap laki-laki itu memiliki 4 istri. | Oh ya, bagaimana bisa?
“Anak-anak adalah perhiasan dunia dan amal saleh yang kekal adalah sebaik-baik pahala di sisi Tuhanmu dan sebaik cita-cita” Al-Kahfi ’46
Istri 4: harta atau dunia
Istri 3: Keluarga
Istri 2: Badan kita
Istri 1: Amal kita
Itulah 4 istri dalam kehidupan dunia.
Diibaratkan, Istri ke-4 itu yg paling muda dan cantik, menggoda. Sebagian besar waktu dihabiskan bersamanya.
Ketika akan mati, apakah istri ke-4 ini diajak bersama. Tentu Harta jelas menolak utk dikuburkan bersama jasad kita.
Istri ke-3 hanya akan menghibur suami hingga tempat pemakaman saja. Sesayang apapun keluarga, mereka tidak akan ikut dikubur bersama kita.
Istri ke-2 lebih baik, ia mau diajak ke alam kubur, tp tidak lebih jauh. Badan kita hanya akan ikut dikubur, tapi tidak ikut dibangkitkan di akhirat nanti.
Bagaimana istri 1. Inilah amalan kita, yang akan ikut setia dengan kita ke perkuburan hingga kita dibangkitkan.
Itulah ke-4 istri dalam hidup ini. Masihkah kita tidak memperhatikan pasangan kita yang paling setia ini?
“Dan tunjukkanlah perumpamaan kehidupan dunia. Ia seperti air yang Kami turunkan dari langit, lalu ia bercampur dengan tumbuh-tumbuhan yang ada di bumi, lalu tumbuh-tumbuhan itu menjadi kering ditiup angin. Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.” Al-Kahfi 45
Untuk Kaya Mudah, untuk sukses mudah. | Sesuatu sulit kalau kita anggap sulit dan menjadi mudah kalau kita percaya itu mudah :)
Demikian beberapa cuplikan bagian dari buku Ustadz Yusuf Mansur “Kaya Lewat Jalan Tol”. Beli bukunya dan baca lebih lengkap, dijamin banyak ilmu yang akan mengalir.
Kalau sudah dapat ilmunya, jangan lupa, disebarkan juga. Insya Allah akan bertambah ilmu kita itu.
Sekedar info, gerakan #ShareABook ini diprakarsai oleh rekan saya @Judithginting ini adalah gerakan spontanitas untuk berbagi hasil bacaan.
Non-profit oriented yang semata-mata berharap agar berbagi hasil bacaan akan bermanfaat untuk diri sendiri dan orang lain.
Bagaimana maksudnya bermanfaat untuk diri sendiri? Dengan berbagi isi bacaan, kami dituntut untuk bisa menyampaikan intisari buku itu, insight nya dan menyampaikan secara ringkas.
Oleh karena itu, pendalaman akan bacaan sangat penting. Pada akhirnya pemahaman mendalam dari nilai buku itu akan dicapai oleh pembaca kan.
Saya akan mulai #ShareAbook 7 Keajaiban Rezeki karya Ippho Santosa. Salah satu buku best seller yang menginspirasi saya di 2011.
Kesuksesan itu dimulai dari Lingkar Diri. Diri kita lah faktor penentu. Kemudian ada lingkar keluarga, sesama, semesta, Pencipta. #shareAbook
7 Keajaiban itu adalah: Sidik Jari Kemenangan, Sepasang Bidadari, Golongan Kanan, Simpul Perdagangan, Perisai Langit, Pembeda Abadi & Pelangi Ikhtiar. #shareAbook
Buku ini berawal dari keajaiban yg dirasakan oleh penulis sendiri, kemudian menemukan polanya, merumuskan dan mengujinya. #shareAbook
Siapa yg diuji? Ribuan orang yg meminta mentoring darinya dan ternyata berhasil. #shareAbook
Dalam bab berikutnya, pola keajaiban rezeki harus diikuti secara berturut-turut tidak boleh dilompati. #shareAbook
Keajaiban #1, Sidik Jari Kemenangan. Setiap orang adl unik dan punya cara sendiri utk meraih kemenangan, layaknya sidik jari. #shareAbook
Maka, tuliskanlah sidik jari kemenangan anda. #shareAbook
Anda mengenal Law of Attraction (LOA), yang anda pikirkan menjadi kenyataan atas izin Yang Maha Kuasa. Ternyata ada syarat LOA. #shareAbook
Salah satu syarat terjadinya LOA adalah yaitu #SepasangBidadari. Bidadari Pertama adalah orangtua kita. #shareAbook
Keridhoan Yang Maha Kuasa tidak lepas dari doa dan keridhoan orangtua kita. Berbakti pada orang tua adalah jurus memanggil rezeki. #shareAbook
Mulailah selaraskan doa dengan orangtua. Sampaikan impian kita kita agar masuk dalam doa mereka. #shareAbook
Nah, keselarasan doa ini membuat impian kita bersayap sehingga melipatgandakan doa dan LOA. #shareAbook
Testimoni mengenai hal ini sudah banyak. Tanya pada orang sukses sekeliling anda ya :) #shareAbook
Yang suka lupa sama Orang Tua, suka marah-marah, kalau mau sukses, saat ini juga langsung telpon mereka dan minta maaf. #Jeda
Bidadari Kedua adalah pasangan anda. Menikah berkorelasi positif dengan rezeki. Simak testimoni HendySetiono (kebab babarafi). #shareAbook
Setiap pria yg berhasil, ada seorang wanita yg mendampinginya, dan wanita itu adalah istrinya. #shareAbook
Setiap pria yg gagal, juga ada wanita yg mendampinginya, tapi bukan istrinya. #shareAbook
Selaraskan impian anda dengan Sepasang Bidadari. 1 impian besar anda. Jangan miliki 2 impian besar bersamaan. #shareAbook
Tetapkan kapan impian anda akan terjadi dan perjelas semuanya. Positifkan kata-kata, batinkan dan YAKIN. #shareAbook
Pantaskan diri anda jika ingin mendapatkan sesuatu yang anda inginkan, bisa bisnis, mitra, pasangan. #shareAbook
Org yg kuat dgn otak kirinya tdk akan siap dgn ketidakpastian, umumnya menjadi bawahan atau pengikut saja. #shareAbook
Otak Kanan atau Golongan Kanan. Ippho Santosa punya perhatian khusus ttg ini. Buku 7 Keajaiban Rezeki adalah buku ke-5 yg mengulas otak kanan. #shareAbook
Para pemimpin itu umumnya golongan Kanan, pengikut atau bawahan yg kiri. Mau bukti? #shareAbook
Bukankah pemimpin lebih kreatif daripada pengikut? bukankah pemimpin lebih imajinatif? #shareAbook
Direktur/owner perusahaan tidak terlalu memahami detail, tidak terlalu menguasai kalkulasi. Lebih dominan kanan. #shareAbook
Terus siapa yang dominan kiri? Para Bawahan. Akhirnya semua saling melengkapi. #shareAbook
Budaya Islam, Kristen dan Indonesia akrab dgn istilah serba kanan yg identik dengan kebajikan. #shareAbook
Simpul Perdagangan; bahkan Hermawan Kertajaya mengatakan, Nabi Muhammad kan pengusaha, mestinya Muslim itu juga jadi pengusaha. #shareAbook
Empat sahabat Nabi, ternyata semuanya pedagang dan hampir semuanya kaya raya. #shareAbook
Para Pedagang, merekalah yg menggerakkan perekonomian, membuka lapangan kerja, memberi sumbangan besar, mengendalikan dunia. #shareAbook
Donald Trump: “Kalau anda terlahir miskin, itu bukan salah anda. Tapi kalau anda mati miskin, itu salah anda.” #shareAbook
Cara paling sederhana utk mengentaskan kemiskinan adalah dengan memastikan diri anda tidak miskin. #shareAbook
Di sekolah yg sangat dihargai adl pendapat” dari Indeks Prestasi Kumulatif. Pdhl di dunia nyata adl Indeks Pendapatan Kumulatif. #shareAbook
Perisai Langit; melipat gandakan keuntungan dengan bersedekah. Orang sales melakukan itu. #shareAbook
Krn orang atheis sekalipun yg bersedekah, Yang Maha Membalas pasti akan membalas. Ini adalah Hukum Kausalitas dari-Nya yg Universal. #shareAbook
Bill Gates dan Warren Buffett adalah 2 orang terkaya di dunia. Salah satu rahasia mereka adalah sedekah. Mereka adalah dermawan terbesar abad ini. #shareAbook
Sedekah ikhlas atau tidak akhlas pasti dibalas oleh-Nya. Sedekah boleh pamrih. Bahkan meminta kepada-Nya itu adalah ibadah. #shareAbook
“Pancinglah rezeki dengan sedekah” Khalifah Ali. | “What you give is what you get” Rober Kiyosaki juga sependapat #shareAbook
Pembeda Abadi; tingkatkan kekuatan. Lantaran menghasilkan dan membahagiakan, maka terus menerus didalami, bukan semata panggilan kerja. #shareAbook
Bagaimana mengetahui kekuatan, pembeda abadi kita? Minat, Kuasai, menghasilkan, membahagiakan, sesuai persepsi publik.#shareAbook
Temukan sebuah kata, dimana kekuatan itu menyiratkan kekuatan utama anda, pembeda abadi anda. #shareAbook
Pelangi Ikhtiar itu terdiri dr bias impian, tindakan, kecepatan, keyakinan, pembelajaran, kepercayaan dan keikhlasan. Kebiasaan seorang pemenang. #shareAbook
Berikut ini adalah rangkuman dari tweet #shareABook 1/2 karyawan 1/2 bos karya @NovalRamsis dan Supardi Lee. Buat karyawan yang mau buka usaha perlu baca nih.
Buku ½ Karyawan ½ Bos (#1/2BK) berisi 33 Jurus Sukses Berbisnis Kala Masih Bekerja. Katanya: “Jangan main-main dengan Bisnis Sampingan”
Buat Keputusan Tegas. Jangan Takut Gagal Kalau mereka bisa, mengapa kita tidak? Yakin 100%, jangan setengah-setengah. #1/2BK
Buku #1/2BK membeberkan tentang perlunya membangun keyakinan 100% untuk memulai usaha.”Yakin saja bisa gagal, bagaimana kalau tidak yakin”.
Kalau sudah yakin, jadi berani bertindak. Setelah itu lengkapi dengan keahlian agar hasilnya optimal. #1/2BK
Belajar dari pengalaman Kolonel Sanders dalam memperjuangkan resep ayamnya hingga penolakan ke 1000, itulah awal Kentucky Fried Chicken. #1/2BK
Keuntungan dari membangun bisnis adalah:
Optimalkan potensi
Pintu rezeki yang besar
Sumber kebebasan waktu
Dapat diwariskan
Penolong sesama.
Penjual adalah raja, bukan pembeli Raja harus punya sesuatu yang diproduksi, dijual dan berkualitas. #1/2BK
Buat aturan main. Harga mahal dengan layanan terbaik konsumen tak persoalkan. Selamat menjadi penjual = selamat menjadi Raja :) #1/2BK
Tetapkan modal aman emosional adalah langkah awal penting sebagai pengaman membangun bisnis. #1/2BK
Modal aman emosional harus bisa memulai bisnis dan jalankan bisnis beberapa bulan, termasuk gaji karyawan. #1/2BK
Untuk awal, skala bisnis kecil tidak masalah, resikonya juga kecil. Bila memungkinkan cari pemodal, jangan lupa buat perjanjian. #1/2BK
Menggunakan modal aman emosional bukan berarti jalankan bisnis tidak serius.Tetap harus serius! #1/2BK
Cari peluang bisnis! | Jika modal sudah disiapkan, buat karyawan yang ingin berbisnis, carilah bisnis yang keseluruhan bisnis sesuai modal. #1/2BK
Sumber peluang bisnis bisa dilihat dari Media massa, pameran, seminar bahkan hingga survey langsung. #1/2BK
Hati-hati Serigala Bisnis. Banyak yang siap menerkam dan mencelakai modal anda.Lalu bagaimana menghindarinya? Berikut tips nya:
Jangan mudah terpikat dengan bisnis/investasi yang menjanjikan hasil fantastis.
Pilih waralaba, pelajari sistemnya.
Pilih waralaba, cari tahu sudahkah ada yang sukses bermitra.
Siapa penanggung jawab bisnis yang ditawarkan pada anda. Orang atau PT?
Dalam menjalankan kemitraan atau franchise lakukan sesuai sistem yang ada, jangan berimprovisasi. Harapannya meraih untung seperti pemiliknya.
Sementara ini dulu ya share tentangbuku 1/2 Bos 1/2 Karyawan. Masih banyak hal menarik. #1/2BK
Benang merah yang menarik buat saya, ketika karyawan menjalankan bisnis, jangan gunakan waktu kerja untuk keperluan bisnis. “Selingkuh” seperti ini membuat anda tidak fokus dan juga tidak jujur dengan apa yang anda kerjakan. #1/2BK
Hal lain yang penting, buatlah target dari bisnis anda. Kesulitan selalu ada, carilah mentor yang tepat.Semoga sukses. #1/2BK
Ingin tahu lebih banyak, beli saja buku 1/2 Karyawan 1/2 Bos.Sekalian follow penulisnya —» @NovalRamsis
“Kadang kita bersedekah dengan harapan agar segera mendapatkan balasannya. Tanpa disadari, hal itu justru mengurangi kadar keikhlasan kita.”
Setelah membaca artikel dari link di atas, saya jadi teringat nasihat Ustadz Hilman Rosyad (@Ustadzhilman), bahwa infak (sedekah harta) itu bukan sedikit yang penting ikhlas, tapi justru lebih banyak dan ikhlas. Nah, sering dalam pembicaraan sehari-hari kita memperdebatkan soal sedekah itu bukan soal banyak atau sedikit jumlahnya, yang penting “IKHLAS”. Wah, sebelum kita setuju atau tidak setuju atas statement di atas. Simak dulu di bawah ini.
Mana yang lebih baik: income 500 ribu lalu sedekah 100 ribu atau income 100 juta kemudian sedekah 1 juta?
Mayoritas tentu akan berkata yang 100ribu, kenapa? karena pengorbanannya dinilai lebih besar. Ingat prinsipnya ibadah, lebih banyak lebih baik. Jadi lebih baik sedekah 100 ribu atau 1 juta? #Sedekah
Jangan menilai kadar keikhlasan, kita gak bisa tahu lebih ikhlas yang sedekah 100 ribu atau 1 juta. #Sedekah
Secara prinsip, ibadah itu, termasuk #Sedekah niatnya build in karena Allah. Hanya motif tambahannya, seperti minta kaya, mengurangi kadar ikhlas.
Dalam konteks orang yang income 100 juta lalu #Sedekah 1 juta, bisa jadi lebih ikhlas dari yang income nya 500 ribu lalu bersedekah 100 ribu. Kenapa? Karena lebih ringan baginya.Makanya dalam Islam dianjurkan untuk kaya. Harapannya agar dalam beribadah, baik #Sedekah shalat dan lainnya, dilakukan lebih ringan. Orang yang income nya 100 juta lalu #Sedekah 1 juta, bisa jadi diam saja karena mungkin malu hanya sedekah segitu. Tapi jelas sedekahnya ringan, sehingga bisa jadi lebih ikhlas.
Bandingkan dengan yang income nya 500 ribu lalu #Sedekah 100 ribu, tapi dengan harapan agar segera dibalas. Bisa jadi karena berat buat dia. Gak jadi soal #Sedekah ngarep dibalas sama Allah. Tapi jangan kasih deadline sama Allah, kapan harus menerima balasan #Sedekah nya. Jadi kembali soal ibadah tadi, lebih baik lebih ikhlas dan lebih banyak. Makanya perlu latihan. Gak hanya soal #Sedekah saja. Tapi tetap saja jangan kita berlagak jadi malaikat, menilai-nilai ikhlasnya tindakan seseorang.
Bisa jadi yang infaknya lebih sedikit, tapi amal kebaikan lainnya banyak. Ingat, setiap kebaikan adalah #Sedekah
Allah lebih tahu kapan kebaikan seseorang akan dibalas, dengan kadar dan waktu yang tepat.
Sebenernya contoh tadi kurang ekstrem. Bisa jadi ada yang income nya 1 trilyun sedekahnya 1 Milyar. Tapi diem-diem aja, karena malu “kekecilan” :)
Sekian sharing yg saya dapatkan dari kajian @ustadzhilman beberapa waktu lalu di kantor. Salam.
Mau bertegur sapa dengan saya, sila follow @Bprasetio
Sedang hangat topik tentang kisruh kepemimpinan di Indonesia saat ini akibat kebijakan yang dibuatnya. Mulai dari kepala negara, PSSI, partai dan lain-lain. Jadi menarik mengulas tentang pemimpin, tapi bukan menggunjing ya :)
Sekarang saya akan sharing diskusi tentang Pemimpin yang barusan berlangsung di mesjid gedung kantor saya. Pemimpin harus dipatuhi sekalipun pemimpin kita dzalim. Sepanjang perintahnya itu tidak mungkar. “Rasulullah bersabda: mendengar dan mentaati diwajibkan seorang muslim dalam apa yang ia sukai dan yang ia benci, sepanjang ia tidak disuruh bermaksiat. Jika disuruh bermaksiat, ia tidak wajib dengar dan taat.”
Umat Islam diminta untuk tidak membelot atau mengumumkan pembangkangan terhadap pemimpin, karena Pembelotan itu dapat memecah tongkat ketaatan pada kepemimpinan kaum muslim. “Barangsiapa menghina pemimpin (muslim), maka Allah menghinanya.” (HR At-Tarmidzi). Rasul juga bersabda, “Agama adalah nasihat.” Untuk siapa? “Untuk Allah, kitab-kitab-Nya, Rasul-Nya, para pemimpin kamum muslimin dan kaum muslimin secara umum.”
Tidak ada pemimpin yang benar-benar terlepas dari kesalahan. Tidak ada yang sempurna. Kita tidak bisa berharap mendapat pemimpin pada zaman Khilafah. Belum tentu berhasil. Karena persoalannya berbeda. Oleh karena itu, menjadi penting pemimpin kita untuk berbekal ilmu Tauhid. Jadi minimal berada di jalan Allah dan mendirikan shalat.
Ketika kita berharap agar kita meminta keadilan, maka mulailah keadilan itu dari diri kita sendiri. Kita ingin pemimpin kita yang soleh. Jadilah orang yang soleh krn kelak kita adl pemimpin, minimal dlm rumah tangga, lingkungan. Tidak mudah jadi pemimpin. Memegang amanah bagi banyak orang. Menjaga wibawa dari yang dipimpinnya.
Penonton selalu merasa lebih baik dari yang ditonton. Lihat aja komentator dan penonton sepak bola, hehe. Jangan ngotot jadi pemimpin, ketika ngotot minta jadi pemimpin, nanti Allah akan berikan semua beban kepadanya ketika dia menjadi pemimpin.
Untuk mengganti pemimpin bukan dgn men-dzalimi. Itu sama halnya degan menyapu kotoran degan sapu kotor. Dengan suatu suksesi atau kudeta, apakah kemudian bisa mendapat pemimpin yang lebih baik?
Rasul berpesan, untuk menjadi negara yang baik maka pemimpin dan rakyat saling mendoakan. Doakan agar kita mendapat pemimpin yang amanah, doakan pemimpin kita mendapat petunjuk dan hidayah dari Allah. Rakyat pun berdoa agar pemimpinnya selalu mendapat lindungan dan bantuan dari Allah.
“Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang bertakwa dan orang-orang yang berbuat kebaikan” (QS: 16:182).