by Bimo Prasetio | Jul 27, 2020 | Artikel Lepas

Pada awal 2010 saya resign dari kantor HPRP Lawyers (sekarang Dentons HPRP) dan membuka kantor hukum sendiri. Dengan penuh lika liku perjalanan dan berbagai tantangannya, Alhamdulillah cukup menghasilkan dan terkumpul modal untuk memulai bisnis lainnya.
Lalu 2011 saya bergabung dengan Komunitas Tangan Di Atas (TDA) dan ikut Kelas Mentoring Binis (KMB) bersama Pak Badroni Yuzirman. Saat itu saya merasa perlu untuk belajar fundamental bisnis.
Sebenarnya saat itu saya punya impian untuk memiliki bisnis yang bisa scalable dan lebih luas jangkauannya. Sehingga lawyering tidak jadi penghasilan utama, dan bisa dilakukan dengan tetap antusias, integritas terjaga dan bisa fokus untuk mendirikan LBH untuk UMKM, dukungan juga datang dari Mas Jaya Setiabudi.
Kemudian saya membuat gerakan Legalpreneur dan mengajak teman-teman lawyer bergabung. Harapannya agar mereka membangun bisnis dan mau support teman-teman pelaku usaha UMKM. Namun, mereka semua sudah kadung cinta mati dengan profesinya dan tidak banyak waktu. Apalagi membangun bisnis itu butuh proses hehe.
Saya memulai dengan bisnis kuliner dan berjalan hanya 2,5 tahun. Saat itu bisnis tidak ada yang fokus, baik kantor hukum maupun kuliner. Bahkan kantor hukum banyak ditinggalkan karena mengurusi bisnis kuliner. Sampai lawyers meeting pun di warung. Padahal saat itu penghasilan kantor hukum jauh lebih besar ketimbang kuliner, karena masih merintis.
Sampai akhirnya dengan berbagai pertimbangan dan masukan, akhirnya 2013 saya putuskan untuk melepas bisnis kuliner dan fokus mengembangkan kantor hukum. Saat itu banyak pelajaran bisnis yang bisa diterapkan untuk mengembangkan bisnis jasa hukum.
Sambil membangun kantor hukum baru yang fokus pada corporate dan investasi asing, agenda berbagi ilmu tentang aspek hukum bagi UMKM terus berjalan. Akhinya terbentuk Smartlegal.id dan Smartlegalnetwork.com
Kelak jika ingin bisnis lainnya, saya memilih untuk kolaborasi dengan yang ahli di operasional dan saya berperan sesuai keahlian saya.
Kini saya perluas networking dan kolaborasi, sambil mencetak Lawyer profesional dan berintegritas. Mohon doanya agar niat ini terjaga dan kelak menjadi legacy.
Salam hormat,
Bimo Prasetio
Partner BP Lawyers Counselors at Law
by Bimo Prasetio | Jul 21, 2020 | Artikel Lepas
Ini adalah buku tentang percintaan, yang ditulis dengan penuh kasih sayang dan segenap hati.
Bagaimana tidak, di awal saya menulis buku ini karena banyaknya kisah jatuh bangun bisnis. Dimulai dari kisah kecintaan mereka tentang bisnis yang mereka jalani, kebahagiaan yang mereka rasakan ketika bisa mengumrohkan orang tuanya, ada juga yang akhirnya bisa membeli rumah pertamanya, menciptakan lapangan kerja bagi banyak orang dan berbagai kisah manis lainnya yang disampaikan oleh teman-teman pengusaha tentang bisnisnya.
Namun senyum itu seketika sirna saat mereka berkisah tentang masalah hukum yang dihadapinya. Bagaimana lelahnya menjalani pemerikaaan di kepolisian, bagaimana sakit hatinya ditipu rekan bisnis, bagaimana menyakitkannya ketika karyawan yang sudah dipercaya malah berbalik menyerangnya dan menjatuhkan bisnisnya.
Suara pilu dan mata berkaca-kaca sudah jadi hal biasa dalam setiap kasus hukum yang dibawakan. Namun mereka tetap semangat, mereka yakin ini adalah ujian agar mereka naik kelas. Tak patah semangat, dan justru memotivasi mereka untuk bangkit.

Semangat inilah yang membawa saya untuk membersamai teman-teman pengusaha. Bagaimana kisah-kisah inspiratif mereka menggugah saya untuk berkontribusi menjaga asa, melindungi mereka, mencerdaskan mereka agar dapat terhindar dari jebakan hukum pengusaha.
Buku ini lahir sebagai rasa cinta saya dan teman-teman di SmartLegal sehingga mendirikan Yayasan Bina Pengetahuan Legal. Yang mendorong kami untuk menuliskan solusi dan panduan agar teman-teman pengusaha tidak tergelincir dalam masalah hukum bahkan kehilangan ratusan juta hingga milyaran rupiah.
Kelak ini akan menjadi legacy kami dalam perjuangan bersama teman-teman. Tidak terlukis dalam prasasti, namun dalam lembaran kebaikan dan lembaran profit kalian, eh.
Insya Allah pembelian buku ini akan jadi jalan kebaikan bagi sesama. Bahkan menjadi hadiah terbaik bagi penerimanya karena tak hanya terhindar dari masalah hukum namun juga mendapat voucher 500K.
Share jika kisah ini menginspirasi kalian untuk saling berbagi dan menguatkan satu sama lain agar tidak terperosok dalam jebakan hukum.
Dapatkan buku ini dengan klik:
https://smartlegal.id/hki/merek/2020/07/03/bisnis-aman-jualan-nyaman-dengan-paham-hukum/
Salam hormat,
Bimo Prasetio
Founder SmartLegal.id
Akses Hukum Jadi Mudah
by Bimo Prasetio | Jul 20, 2020 | Artikel Lepas

Tahun 2013, pasca pecah kongsi, saya memulai kantor Smart Attorneys at Law (awal mula SmartLegal). Saat itu nyaris tidak ada klien. Beberapa klien yang ada hanya cukup untuk menutup biaya operasional kantor.
Selama 3 bulan pertama saya gak ambil uang dari kantor karena menjaga cash flow lebih prioritas.
Setelah sempat “kering”, bulan keempat saya putuskan ambil “gaji” 5juta. Untuk kebutuhan bulanan ya MANTAB saja, alias Makan Tabungan.
Entah kenapa, berbagai head hunter menghubungi dan menawarkan posisi sebagai In-house counsel di perusahaan.
Sampai akhirnya saya coba hadir salah satu panggilan interview untuk posisi VP Legal di perusahaan properti besar. Menjalani test hingga interview dengan Direktur bidang Legal perusahaan tersebut. Harapannya, kantor masih tetap jalan sambil saya mengisi tabungan lagi dari gaji selama 6 bulan hingga setahun bekerja di perusahaan.
Namun akhirnya saya tidak mendapatkan pekerjaan tersebut. Hal ini sempat membuat khawatir, namun di sisi lain juga lega. Karena sempat bingung bagaimana beradaptasi kerja 9 to 5 di kantor????
Tapi justru jadi memacu diri untuk lebih kreatif, silaturahim lebih banyak, sedekah ilmu lebih sering, hingga mempelajari skill baru, saat itu digital marketing.
Alhamdulillah Allah bukakan jalan. Website mulai menghasilkan klien setelah dioptimasi, referal klien juga berdatangan.
Menjadi pelajaran agar jangan mudah menyerah. Harus lebih kreatif, inovatif dan perluas silaturahim. Bersyukur dan bersabar atas segala ujian Nya. NEVER GIVE UP!
Bimo Prasetio
Founder Smart Legal ID
Partner BP Lawyers Counselors at Law
#Lawyers #Legal #Motivasi #Moment #SmartLegal #BPLawyers #SmartLegal #NeverGiveUp
by Bimo Prasetio | Jul 7, 2020 | Artikel Lepas

Saya banyak belajar dari banyak keputusan yang salah. Kadang karena terlalu cepat memutuskan tanpa pertimbangan dan ilmu yang cukup.
Agar tidak berulang, maka ada 2 hal yang bisa dilakukan. Pertama belajar dan meningkatkan kapasitas diri. Kedua lengkapi dengan tim yang memiliki kelebihan untuk menutup kelemahan kita.
Memang tidak kemudian semua keputusan jadi selalu benar. Namun, pengambilan keputusan dilakukan melalui proses yang benar. Sekalipun hasilnya tidak sesuai, maka evaluasi lagi dan eksekusi lagi.
Jangan takut salah, namun jangan membuat keputusan dengan cara yang salah.
Be grateful for today, because today is a gift. That’s why we call it PRESENT.
Selamat hari ini.
Bimo Prasetio
Founder Smartlegal.id
#Renungan #Evaluasi #Milestone #Decision #Kesalahan #Keputusan #Pemimpin #Belajar
by Bimo Prasetio | Jul 2, 2020 | Artikel Lepas

Saat memulai karir advokat, apa yang saya jalani saat ini sepertinya berbeda dengan keinginan saat itu.
Dulu yang saya pikirkan adalah bagaimana menjadi lawyer yang hanya fokus memenangkan kasus, bercengkrama bersama kolega, jalan-jalan keliling dunia, main basket dan ya senang-senang lah pokoknya.
Namun semuanya berubah ketika pada 2012 saya mulai membaca literatur soal entrepreneurship. Menjadi entrepreneur itu harus siap berbagi, mau susah dulu memikirkan karyawan, punya nilai diri dan visi hidup.
Dan mulailah saya bertemu mentor bisnis dan guru kehidupan. Sejak itu mulailah saya dipandu untuk memperbaiki diri. Bagaimana agar hidup lebih terarah sesuai fitrah manusia. Tak hanya menjadi baik tapi harus bermanfaat. Sehingga, dalam hidup itu harus punya kontribusi bagi masyarakat.
Di masa itulah terjadi pergolakan, yang nyaris membuat saya meninggalkan dunia hukum dan beralih jadi pengusaha kuliner secara penuh. Saya merasa dunia advokat itu banyak hal kelam nya. Apalagi mafia peradilan juga ada.
Namun saya diingatkan agar seharusnya berjuang dalam pergolakan itu. Justru keahlian di bidang hukum yang dimiliki harus menjadi manfaat dan kontribusi diri untuk kebaikan.
Akhirnya saya kembali ke dunia hukum dan mencari sektor dimana banyak orang susah yang harus dibantu. Dan dunia UMKM yang saat itu menjadi perhatian. Membantu mereka justru memberikan arti diri, jadi belajar hal baru. Sepanjang 2013 malah jadi perjalanan baru, sambil menangani klien corporate, kami meluangkan waktu mengedukasi dan advokasi mereka.
Guru saya ini yang kemudian melibatkan saya dalam organisasi dan pergerakan. Jadi ingat masa mahasiswa yang berjibaku dengan organisasi. Alhasil, saat lepas dari 1 amanah organisasi, terbuka amanah untuk menjalankan peran yang lain. Inilah kesempatan berkontribusi.
Milikilah guru kehidupan, yang bisa mengajakmu dalam kebaikan. Yang mengingatkanmu di kala lalai pada Penciptamu, yang menguatkanmu di waktu jatuh. Hormat dan berkhidmat pada gurumu agar kelak terbentang jalan kebaikan dalam hidupmu.
Abaikan gambar, saat menjadi lawyer dalam persimpangan ????
Salam hormat,
Bimo Prasetio
Founder Smartlegal.id
Partner kantor hukum BP Lawyers
#Guru #Kehidupan #Kontribusi #Nilai #Visi #Amanah #Kebaikan #Hidup #Mentor #BPLawyers #SmartLegal #Hukum #Advokat