Renungi Doa Duduk Diantara Dua Sujud

Jul 1, 2014

Saya mendapati artikel di bawah ini. Menarik sekali, saat mencobanya hati saya tergetar dan merinding.

Kalau kita renungi lebih khusyuk, doa dalam duduk diantara dua sujud itu adalah sudah mencakup semua keinginan kita di dunia ini, sebagai bekal kita berpulang nanti.

Selamat menyimak.
Salam,

Ketika dalam “duduk di antara dua sujud.” Dalam tidak sadar, setiap hari kita memohon di dalam shalat kita.
Sayangnya, kita hanya memohon tanpa memahami, sekadar tersebut di bibir, tetapi tidak tersentuh dari hati.
Marilah kita mula menghayati ketika kita duduk di antara dua sujud semasa shalat. Dengan rendah hati nyatakanlah permohonan ampun kepada Allah.

Rabbighfirli.. (Tuhanku, ampuni aku..)

Diamlah sejenak, buka dada dan diri kita untuk menerima ampunan dari Allah.
Seperti membuka diri ketika merasakan hembusan angin sepoi-sepoi atau menerima curahan air hujan ketika kita masih kecil.

Tetaplah membuka diri kita untuk menerima ampunan Allah. Ulangi permintaan itu beberapa kali hingga kita merasakan ketenangan.

Kemudian sampaikanlah permintaan kedua, Warhamni. (Sayangi aku).

Diam dan tundukkanlah diri kita untuk menerima kasih-sayang Allah yang tak terhitung besarnya.
Bukalah dada kita seluas-luasnya agar semakin banyak kasih-sayang Allah yang kita terima.

Berturut-turut sampaikanlah permintaan2 berikut dengan cara sebagaimana tersebut di atas, satu persatu.

Wajburnii..(Tutuplah aib-aibku..)
Warfa’nii..(Angkatlah derajatku..)
Warzuqnii..(Berilah aku rezeki..)
Wahdinii..(Berilah aku petunjuk..)
Wa’Aafinii..(Sehatkan aku..)
Wa’fuannii..(Maafkan aku..)

Setelah selesai, diamlah sejenak lalu sampaikan rasa syukur kita.

Betapa besarnya nilai sebuah doa ini..sebuah doa yang kita hanya lewatkan begitu sahaja..
Dalam tidak kita sedar selama ini kita seperti sedang berpura-pura memohon sesuatu.

(Sumber dari internet)

Salam,
Tweet me @Bprasetio

Penulis Artikel

Bimo Prasetio

Bimo Prasetio

Bimo Prasetio adalah seorang corporate lawyer dan entrepreneur, pendiri jaringan penyedia jasa hukum, Smart Legal Network. Dalam perjalanan karirnya, Bimo memiliki pengalaman menangani berbagai transaksi bisnis dan sengketa komersial.

Disamping itu, Bimo memiliki perhatian terhadap edukasi dan advokasi hukum terhadap UMKM. Kemudian bersama rekannya Bimo membangun platform Smartlegal.id agar Akses Hukum Jadi Mudah bagi para pelaku bisnis di Indonesia.

Bimo dapat dihubungi melalui: ask@bimoprasetio.com

Artikel Lainnya

4 Kata Kunci Agar Di Jalan yang Lurus

Kembali mengutip dari BB Grup Taushiyah. Diskusi dan sharing yang penuh gizi dan energi, akan saya sajikan disini agar bermanfaat bagi semua yang membacanya. Salam, Kajian pagi ini, 4 kata kunci agar seorang hamba bisa berjalan di atas jalan yang lurus, yaitu: Ilmu,...

read more
Taaruf – Tadhomun

Taaruf – Tadhomun

Berikut ini adalah Resume Kajian BB Grup Tausiah, oleh Ustadz Hilman Rosyad tentang Taaruf. "Barangsiapa yang ingin diluaskan rezeki nya dan dipanjangkan umurnya maka bersilahturahim lah" Hadist "Tidak akan seseorang itu masuk surga jika dia memutus silahturahmi"...

read more
Kewajiban Terhadap Rasulullah

Kewajiban Terhadap Rasulullah

Anas berkata, “Aku mencintai Nabi, Abu Bakar, dan Umar dan aku berharap aku (kelak dikumpulkan) bersama mereka meskipun aku tidak beramal sebagaimana amalan sholeh mereka" (HR Al-Bukhari no 3688 dan Muslim 4/2032). Rasul pernah bersabda: Barangsiapa yang yang bersusah...

read more

0 Comments

Bimo Prasetio