Saat bicara konteks kebaikan, kita lihat dari apa yang dibicarakan lebih penting ketimbang siapa yang berbicara. Karena kebaikan bisa datang dari orang jahat sekalipun. Namun, saat kita bicara konsep kebenaran, maka lebih penting soal siapa yang berbicara sebelum mendengarkan apa yang dibicarakan. Karena dalam proses mencari kebenaran akan ditentukan dari track record, karakter dan proses yang baik dalam memperoleh kebenaran.
Walau demikian, setiap kebenaran dan kebaikan bisa datang dari siapa saja. Sepanjang kebenaran itu ada dasarnya dan bisa dipertanggungjawabkan. Sedangkan kebaikan, tentu akan dirasa oleh hati nurani tanpa syarat tanpa batas.






0 Comments